Selasa, 13 Desember 2011

Pertunjukkan Akhir

cerita motivasiSeorang pemain sirkus memasuki hutan untuk mencari anak ular yang akan dilatih bermain sirkus. Beberapa hari kemudian, ia menemukan beberapa anak ular dan mulai melatihnya. Mula-mula anak ular itu dibelitkan pada kakinya.
Setelah ular itu menjadi besar dilatih untuk melakukan permainan yang lebih berbahaya, di antaranya membelit tubuh pelatihnya. Sesudah berhasil melatih ular itu dengan baik, pemain sirkus itu mulai mengadakan pertunjukkan untuk umum. Hari demi hari jumlah penontonnya semakin banyak. Uang yang diterimanya semakin besar. Suatu hari, permainan segera dimulai. Atraksi demi atraksi silih berganti. Semua penonton tidak putus-putusnya bertepuk tangan menyambut setiap pertunjukkan. Akhirnya, tibalah acara yang mendebarkan, yaitu permainan ular. Pemain sirkus memerintahkan ular itu untuk membelit tubuhnya. Seperti biasa, ular itu melakukan apa yang diperintahkan. Ia mulai melilitkan tubuhnya sedikit demi sedikit pada tubuh tuannya. Makin lama makin keras lilitannya. Pemain sirkus kesakitan. Oleh karena itu ia lalu memerintahkan agar ular itu melepaskan lilitannya, tetapi ia tidak taat. Sebaliknya ia semakin liar dan lilitannya semakin kuat. Para penonton menjadi panik, ketika jeritan yang sangat memilukan terdengar dari pemain sirkus itu, dan akhirnya ia terkulai mati.
Renungan : “Kadang-kadang dosa terlihat tidak membahayakan. Kita merasa tidak terganggu dan dapat mengendalikannya. Bahkan kita merasa bahwa kita sudah terlatih untuk mengatasinya. Tetapi pada kenyataanya, apabila dosa itu telah mulai melilit hidup kita, sukar dapat melepaskan diri lagi daripadanya.”

sumber : iphincow.wordpress.com

Kasih Sayang Seorang Ibu


Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu.
Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu.
Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.
Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya.
Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting.
Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman.
Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA.
Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.
Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama.
Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu.
Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Dari mana saja seharian ini?”
Sebagai balasannya, kau jawab, “Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!”
Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan, “Aku tidak ingin seperti Ibu.”
Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi.
Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.
Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu.
Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu.
Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan.
Sebagai balasannya, kau mengeluh, “Bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?”
Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai pernikahanmu.
Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.
Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,”Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!”
Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat. Sebagai balasannya, kau jawab, “Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.”
Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu.
Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.
Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam.
JIKA BELIAU MASIH ADA, JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI DAN JIKA BELIAU SUDAH TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.


sumber : iphincow.wordpress.com

Kamis, 10 November 2011

Jika Wanita Menangis...


Jika seorg wanita menangis dihadapanmu,itu berarti dia tdk dpt menahannya lagi..
Jika kau memegang tangannya saat dia menangis,dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu..
Jika kau membiarkannya pergi,dia tdk akan kembali menjadi dirinya yg dulu,slamanya!
Seorg wanita tdk akan menangis dgn mudah, kecuali didpn org yg sgt dia sayangi, dia akan mnjdi lemah!
Seorg wanita tdk akan menangis dgn mudah, hny jika dia sgt menyayangimu. Dia akan menurunkan rasa egonya.

Hai lelaki, jika seorg wanita pernah menangis krnmu, tolong pegang tangannya dg penuh pengertian. Krn dia adalah org yg akan tetap bersamamu sepanjang hdpmu..
Hai lelaki,jika seorg wanita menangis krnmu,tolong jgn menyia-nyiakannya. Mungkin, krn keputusanmu, kau merusak kehidupannya.

Saat dia menangis didpnmu, saat dia menangis karenamu.
Lihatlah jauh kedalam matanya.
Dptkah kau lihat dan kau rasakan sakit yg dirasakannya karenamu??

Pd hri pnciptaan PEREMPUAN..
MALAIKAT bertanya kpd TUHAN "apakah keistmewaan dr cptaanMU ini?"
Lalu TUHAN menjawab
"ada byk KEISTIMEWAAN yg dimiliki oleh ciptaanKU ini".. :
Di balik KELEMBUTANYA dia memiliki kekuatan yg begitu dahsyat..
TUTUR katanya mrpkan KBENARAN..
SENYUMAN'nya adlh SEMANGAT bgi org yg dicintainya..
PELUKAN & CIUMANnya bs membri keHANGATAN bagi anak2nya..
Dia TERSENYUM bila melihat tmnya tertawa..
Dia TERHARU bila melihat anaknya mjd JUARA..
Dia MENANGIS bila melihat KESENGSARAAN..
Dia mampu TERSENYUM dibalik KESEDIHAN'nya..
Dia sangat GEMBIRA melihat keLAHIRan..
Dia begitu sedih melihat keMATIan..
TETESAN air matanya bisa membawa perDAMAIan.

Tp dia sering lupa 1hal"...
Apa itu Yaa TUHAN?? Bahwa "Betapa berHARGAnya dia"...

Selasa, 08 November 2011

my first love :)

berawal ketika aku masih SMP. saat itu aku sedang melakukan ujian akhir sekolah, kebetulan aku sekelas dengan anak kelas IX. aku melihat kakak kelas yang begitu membuat aku terheran-heran.
kita mulai kenal, mulai smsn, mulai dekat..
saling sharing satu sama lain...
setaun telah berlalu, dia lulus dari SMP dan melanjutkan ke jenjang SMK..
yang membuat aku sedih, kenapa dia harus sekolah diluar kota (salatiga).
waktu berlalu, aku masih sering kontak-kontakan sama dia.
suatu saat, kita saling jujur satu sama lain, tidak kusangka ternyata dia juga cinta kepadaku.
kami jalani hari demi hari, detik demi detik tanpa kekurangan..
suatu saat dia pulang kesemarang untuk menemui aku.
dia datang ke rumahku disaat malam hari disaat listrik mati dan bulan begitu indahnyaa :)
perjalanan kami tidak berlangsung lama.
ketika hubungan kita akan menginjak usia satu tahun kurang sebulan setengah, aku merasa sudah tidak nyaman dengan dia.
kuakhiri hubungan kami begitu saja..
dan kemudian hari kudengar kabar dari saudaranya kalau dia pergi dari rumah.
aku merasa takut, gundah atas hal ituu.
aku hubungi dia, aku bujuk dia supaya pulang..
aku merasa dia masih sangat mencintaiku, akhirnya aku putuskan untuk balikan sama dia lagi.
tidak sampai sebulan, aku putuskan untuk mengakhiri hubungan kita lagi..
karna aku sudah mulai jatuh cinta dengan orang lain yang ku anggap dia ada disaat aku sedih.

akan tetapi sampai saat ini aku masih belom bisa melupakan cinta pertamaku, walaupun aku sudah berkali-kali menjalin hubungan dengan orang lain..